Pakaian Yang Harus Dihindari Saat Ke Kantor

Setujukah Anda, bahwa busana bisa mencerminkan siapa diri Anda? Tanpa sadar, meski memang sudah diingatkan berkali-kali untuk tidak menilai seseorang melalui penampilannya, tetapi kita semua pasti pernah melakukannya.

Ketika menyangkut persepsi profesional, busana memang bisa memberikan perbedaan. Menurut sebuah survei oleh sebuah firma administratif, 80 persen pekerja mengatakan, bahwa pakaian yang dikenakan seseorang ke kantor bisa memengaruhi imej profesionalnya. Ini berarti, bahwa berpakaian secara sopan adalah keharusan jika ingin dianggap serius di lingkungan kerjanya.

Tetapi bukan perkara mudah untuk menentukan pakaian mana yang sopan dan tidak di lingkungan kerja. Beda tempat, beda kebijakan pemilihan berbusana. Beberapa perusahaan di bidang kreatif bisa saja memberikan kelonggaran kepada pegawainya untuk mengenakan busana yang sangat kasual. Tetapi, berikut adalah beberapa tips untuk busana yang sebaiknya disimpan di lemari saja dan tidak digunakan ke kantor:

1. Enggak muat
Pakaian yang terlalu ketat hingga memperlihatkan semua lekuk pada tubuh tidak sedap dipandang, dan cenderung kelewat “mengobral” aset tubuh. Sebaliknya, baju yang ukurannya jauh lebih besar dari ukuran tubuh, alias baggy pada atasan dan bawahan pun akan membuat penampilan terlihat lusuh dan tidak profesional. Panjang celana pun berpengaruh. Jika terlalu “menggantung” sehingga memperlihatkan kaus kaki atau betis, bersiaplah kena celaan dari teman kantor.

2. Terlalu banyak parfum atau pewangi
Aroma parfum ada berbagai macam. Ada yang lembut dan disukai semua orang, ada pula yang wanginya sangat spesifik tetapi bisa membuat orang lain alergi atau merasa terganggu. Cukup aplikasikan parfum atau pewangi sedikit saja di bagian pergelangan dan titik-titik tertentu. Untuk siang hari, cukup kenakan aroma ringan, bisa pilih yang eau de toilette atau cologne. Parfum untuk malam hari saja.

3. Celana pendek atau tok mini
Sebenarnya, bagi dunia keprofesionalitasan, memamerkan terlalu banyak kulit pada kaki bukan hal yang disarankan. Memang, ada perusahaan kreatif atau yang aturannya tak ketat, membolehkan pegawainya mengenakan celana pendek. Tetapi, pria yang memakai celana pendek ke kantor akan terlihat sangat kasual atau berantakan, sementara untuk wanita, yang memakai rok mini bisa dinilai seksi, bukan serius. Disarankan untuk pria tetap mengenakan celana panjang, dan wanita mengenakan rok yang sedikit lebih panjang dari lutut.

4. Celana jins kotor, sobek
Celana jins yang kotor dan sobek-sobek tidak cocok untuk dikenakan ke mana pun untuk bertemu orang. Saat Anda memutuskan mengenakan celana jins ke kantor dan memang diizinkan untuk mengenakannya, kenakan yang ukurannya pas dan dalam kondisi baik.

5. Belahan dada
Bukan tindakan karier yang bijaksana untuk memamerkan belahan dada di kantor. Jangan memamerkan aset Anda itu kepada orang kantor. Ingat, citra diri Anda yang dipertaruhkan, lho. Berinvestasilah pada kamisol atau kaus dalam yang melintang di dada untuk menutupi bagian tersebut. Jangan biarkan pria-pria mengambil keuntungan dari aset Anda itu.

6. Tank top
Terlalu memerlihatkan banyak area pada tubuh bukan tindakan yang bisa dibilang bijaksana. Tank top tentunya merupakan busana yang tidak sopan untuk dikenakan pria. Kenakan kardigan atau jaket untuk menutupi tubuh atau pundak Anda yang terbuka saat mengenakan tank top di bagian dalamnya.

7. Perhiasan yang berisik
Gelang yang berderet dan anting-anting yang menggelayut lebih cocok dikenakan ke bar ketimbang dikenakan di kantor, apalagi perhiasan tersebut menimbulkan keributan. Kenakan yang sepantasnya saja. Kalung dengan liontin kecil, anting giwang, dan gelang manis untuk penampilan yang lebih profesional. Simpan perhiasan Anda untuk bepergian.

8. Pakaian olahraga
Meski kantor Anda adalah kantor paling kasual sekalipun, pakaian olahraga, seperti celana yoga, celana pendek, kaus T-shirt, bukan busana yang bisa membuat Anda dianggap serius oleh rekan sekerja. Jika Anda memang akan pergi ke gym, kenakan saat Anda memang akan berangkat ke sana.

9. High heel sangat tinggi
High heels yang sangat tinggi bisa jadi terlalu seksi untuk dipakai ke kantor, belum lagi sepatu seperti itu tidak praktis. Tidak lucu, kan, saat Anda mengenakan sepatu seperti itu, Anda berjalan terhuyung-huyung ke arah bos. Sebaiknya pilih sepatu dengan hak 2-3 inci saja supaya Anda bebas bergerak tanpa harus meninggalkan gaya.

Sumber: careerbuilder /kompas

  • Trackback are closed
  • Comments (0)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

ilul Creative

Menatap Dunia Dengan Hati

— h u r u f k e c i l

"Saya menulis karena sering diserang perasaan ingin berada di sini, di sana, dan di mana-mana sekaligus." — M Aan Mansyur

assesoriscantik

A fine WordPress.com site

waroengkopiluwak

A great WordPress.com site

Aliya Design & Print

sahabat percetakan Anda...

%d bloggers like this: